Liputan6.com, Jakarta Pihak Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, menerima aduan keluarga korban pesawat Lion Air yang jatuh di Perairan Karawang terkait telepon diduga bermodus penipuan. Penelepon tersebut mengaku sebagai tim dari rumah sakit.

Kepala RS Polri Brigjen Musyafak membenarkan adanya peristiwa tersebut.

“Ada. Jadi ada informasi dari pihak keluarga ditelepon-telepon. Untuk dimintai duit atau tidak kami belum paham. Yang pasti agak terganggu,” tutur Musyafak di RS Bhayangkara Polri, Kramat jati, Jakarta Timur, Kamis 8 November 2018.

Menurut Musyafak, Tim DVI antemortem memang akan menelepon keluarga beberapa kali. Hal itu untuk memastikan sejumlah data terkait korban.

“Tidak masalah biaya. Untuk biaya semua dari Polri,” jelas dia.

RS Polri pun meminta keluarga korban pesawat Lion Air berhati-hati. Ada sejumlah nomor resmi yang digunakan untuk pelayanan para keluarga.

Nomor Whatsapp Call Center Tim DVI RS Bhayangkara Polri adalah 0821-2568-7642. Kemudian untuk nomor handphone yang bisa dihubungi ada 0812-1179-0961 dan 0878-8871-9805.

“Jadi kalau ada di antara saudara-saudara yang dihubungi selain nomor ini, artinya bukan kami,” Musyafak menandaskan.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here