Jakarta – Sosok Roberto Mancini bakal menjadi perbincangan hangat publik Italia. Hal itu terjadi setelah Timnas Italia gagal menekuk Ukraina, pada laga persahabatan internasional, di Stadion Luigi Ferraris, Genoa, Rabu (10/10/2018) atau Kamis (11/10/2018) dini hari WIB.

Gol bomber Italia, Federico Bernardeschi pada menit ke-55 sempat membuka asa kebangkitan Italia. Sayang, tujuh menit berselang tim tamu membuat skor berimbang setelah Ruslan Malinovsky menaklukkan Gigi Donnarumma.

Hasil tersebut memerpanjang catatan menang Italia. Sebelumnya, Italia belum meraih kemenangan di pentas UEFA Nations League. Mereka hanya meraup satu poin dari dua laga, yakni seri kontra Polandia dan takluk dari Portugal (0-1).

Selain itu, tak pernah menang pada empat laga kandang terakhir menjadi pengulangan sejarah. Sebelumnya, Italia pernah merasakan lima pertandingan tak pernah menang saat berstatus tuan rumah pada rentang 1923-1925.

Sisi positifnya, Italia tak pernah kalah dari Ukraina pada delapan pertemuan, dengan hasil 6 menang dan 2 seri, serta kebobolan tiga gol. Namun, penampilan Italia bakal tetap mendapat kritikan, terutama Roberto Mancini.

Italia turun dengan kekuatan terbaik. Mereka menempatkan trio lini depan, yakni Lorenzo Insigne, Federico Chiesa dan Federico Bernardeschi. Komposisi muda tersebut menjadi senjata baru Mancio.

Sayang, mereka tak bisa maksimal dalam penyelesaian akhir. Tampil menyerang, Italia sudah mengancam gawang Ukraina pada menit ke-5 melalui Bernardeschi. Dua menit berselang, giliran Federico Chiesa. Tekanan semakin gencar, terbukti Nicola Barella nyaris menjebol jala Ukraina.

Sayang, kiper Ukraina, Andriy Pyatov tampil gemilang, sehingga menggagalkan peluang tersebut. Ukraina bukan tanpa peluang. Mereka beberapa kali mengancam Donnarumma.

Pada menit ke-25, Yevhen Konoplyanka membuat fans tuan rumah was-was. Sepakan kaki kirinya berhasil dihalau. Begitu juga aksi Marlos, tiga menit berselang.

Gol bagi Italia datang pada menit ke-55. Sepakan kaki kiri Bernardeschi gagal dijangkau Andriy Pyatov. Sayang, Italia kebobolan setelah Ruslan Malinovskiy merobek jala tuan rumah melalui tendangan kaki kiri, setelah memanfaatkan kemelut di depan gawang.

Sampai babak kedua berakhir, skor tetap imbang 1-1. Hasil ini menjadi pelajaran berharga bagi Italia sebelum melakoni laga berikutnya, awal pekan mendatang. Sementara bagi Ukraina, seri menjadi bukti kalau mereka sudah konsisten.

Susunan Pemain

Italia: 22-Gianluigi Donnarumma; 3-Giorgio Chiellini, 19-Leonardo Bonucci, 15-Cristiano Biraghi (4-Domenico Criscito, 88′), 24-Alessandro Florenzi (2-Cristiano Piccini, 84′); 14-Jorginho, 23-Nicoló Barella (7-Lorenzo Pellegrini, 78′), 6-Marco Verratti (5-Giacomo Bonaventura, 70′); 10-Lorenzo Insigne (11-Domenico Berardi, 78′), 25-Federico Chiesa, 20-Federico Bernardeschi (17-Ciro Immobile, 57′)

Ukraina: 12-Andriy Pyatov; 20-Yaroslav Rakitskiy (4-Sergey Krivtsov, 88′), 5-Mykyta Burda, 16-Serhiy Sydorchuk (6-Taras Stepanenko, 56′), 22-Mykola Matvyenko; 21-Oleksandr Karavayev; 8-Ruslan Malinovsky, 17-Oleksandr Zinchenko, 10-Yevhen Konoplyanka (13-Ivan Petryak, 73′), 11-Marlos (15-Viktor Tsygankov, 45′); 18-Roman Yaremchuk (9-Artem Kravets, 76′ dan 2-Bohdan Butko, 90′)

Sumber: Bola.com

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here