Liputan6.com, Singapura – Di atas kertas, Timnas Indonesia sedikit diunggulkan ketimbang Singapura saat berjumpa pada laga perdana Grup B Piala AFF 2018. Namun, tak menutup kemungkinan bagi The Lions untuk menciptakan kejutan.

Singapura akan mengawali petualangan Grup B Piala AFF 2018 dengan meladeni Timnas Indonesia di National Stadium, Jumat (9/11/2018). Meski perdana, hasil di laga itu akan menentukan langkah kedua tim dalam upaya lolos ke semifinal.

Dilansir situs 11v11, tercatat Singapura dan Timnas Indonesia sudah bertemu 56 kali di berbagai ajang. Dalam statistik itu, Indonesia memenangkan 30 pertemuan, sembilan kali imbang, dan hanya 17 kali kalah.

Sedangkan untuk ajang Piala AFF, kedua tim sudah bertemu tujuh kali di mana Indonesia menelan empat kekalahan. Namun, pertemuan terakhir yang tercipta di Piala AFF 2016, Indonesia besutan pelatih Alfred Riedl tampil sebagai pemenang.

Karenanya, bukan tak mungkin Singapura bakal kembali menciptakan kejutan untuk Timnas Indonesia. Mereka juga memiliki pemain-pemain yang bisa membuat perbedaan. Berikut tiga pemain Singapura yang diprediksi Liputan6.com bisa membawa petaka untuk tim asuhan Bima Sakti:

Ikhsan mungkin jadi pemain muda yang paling memiliki potensi untuk jadi bintang di masa depan. Usianya baru 19 tahun, tapi ia sudah memiliki pengalaman yang layak diacungi jempol.

Tercatat, ia sempat mendapatkan pelatihan di akademi Hercules (Spanyol), AC Barnechea (Chile), dan Universidad Catolica (Chile). Di level senior, ia sempat memperkuat Home United sebelum akhirnya berseragam Young Lions sejak 2017.

Dari total 32 pertandingan, pemain berpostur 183 cm itu sudah membukukan 11 gol. Begitu juga dengan penampilannya saat berseragam Timnas Singapura. Di level senior, ia sudah mengoleksi tiga gol dari delapan laga.

Faris cukup brilian di level klub bersama PKNS Malaysia. Sepanjang 2018, Faris tampil dalam 21 laga dan mencetak enam gol untuk PKNS. Pemain berusia 26 tahun ini pun diprediksi akan memainkan peran penting bagi Timnas Singapura di Piala AFF 2018.

Faris mulai masuk timnas Singapura sejak 2013. Sejauh ini, Faris telah mencatatkan 42 caps dan empat gol bagi Singapura. Menurut situs AFF, Faris punya permainan dinamis dan bisa beroperasi sebagai pemain sayap atau gelandang tengah. Ini membuat Faris bisa ditempatkan sebagai pengatur serangan.

Bertugas sebagai kapten adalah bukti nyata bagaimana peran vital Hariss untuk Singapura. Ia sudah jadi bagian Timnas Singapura sejak 2007. Dan ia adalah sosok penting saat Singapura menjuarai Piala AFF 2012.

Total sudah 86 penampilan yang dimainkan Harris bersama Singapura. Ia juga sudah membukukan delapan gol. Kehebatannya juga terlihat saat ia bermain di level klub. LionsXII dan Johor Darul Takzim adalah dua klub yang telah menikmati servis terbaik Harris.

Di level timnas U-23, ia juga sudah menikmati tiga medali perunggu SEA Games. Yang membuatnya istimewa, ia juga bisa memainkan peran sebagai gelandang bertahan atau bek tengah.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here