Liputan6.com, Jakarta – Penggunaan kaca film pada mobil merupakan hal yang lumrah di Indonesia. Baik bawaan pabrik atau ada yang sengaja melapisinya menggunakan kaca film.

Haruskah kaca mobil dilapisi film? Mengutip laman resmi Wuling Motors Indonesia, kaca film memiliki beberapa manfaat untuk mobil.

Banyak yang menyebutkan bahwa menggunakan kaca film bisa menghemat BBM. Terdengar tak ada kaitannya. Tapi kaca film ternyata bisa menghemat 10 hingga 20 persen lantaran kondisi suhu kabin yang lebih baik.

Dengan demikian, AC tak terlalu bekerja terlalu keras untuk menjaga suhu kabin tetap sejuk. Kerja AC yang tak berat ini yang kemudian membuat konsumsi BBM bisa lebih hemat.

Kaca yang cukup gelap bisa memberikan keamanan berkendara. Kaca film bisa membantu mencegah kaca berhamburan saat terjadi benturan atau tekanan. Kaca yang pecah akan tetap merekat pada lapisan film.

Selain itu juga bisa menjaga privasi penumpang dan meningkatkan keamanan. Sebab kaca yang cukup gelap membuat orang susah untuk melihat kondisi kabin mobil.

Terakhir, kaca film juga mengurangi intensitas sinar matahari. Tak hanya menjaga suhu kabin tetap sejuk, tapi juga mengurangi paparan sinar ultraviolet atau infra merah yang memiliki efek kurang baik bagi kulit.

Kaca film ini banyak menguntungkan. Tak heran jika banyak orang yang rela merogoh kocek untuk memasang lapisan film pada kaca mobilnya. Tapi ingat ya, memasang kaca film juga ada aturannya. Tidak boleh terlalu gelap ya.

Sumber: Otosia.com

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here