Liputan6.com, California – Sudah ada beberapa kejadian manusia yang mengaku datang dari masa depan. Terbaru, ada seorang pria yang mengklaim bekerja untuk Badan Intelijen Amerika Serikat (CIA) dan mengaku datang dari masa depan, tepatnya pada 2118.

Pria bernama Alexander Smith tersebut bahkan mengungkap, CIA telah menggajinya dengan jumlah yang besar untuk keperluan eksperimen teknologi terbaru.

Meski dianggap guyon, Smith berkelakar kalau CIA memberinya tugas untuk menciptakan sebuah mesin waktu yang dapat mengantar umat manusia menjelajah antarmasa.

Akan tetapi, ia membeberkan syarat yang terdengar konyol. CIA akan memberikan pekerjaan tetap baginya jika ia tidak memiliki pekerjaan lain yang bisa menambah pundi-pundi penghasilannya.

“Saya padahal hobi membeli lotre, karena sebagian besar penghasilan saya berasal dari situ. Cuma, pas CIA menawarkan pekerjaan ini, saya dilarang untuk melakukan hal apa pun yang menambah uang–termasuk membeli lotre,” ujarnya, sebagaimana dilansir laman Express, Selasa (13/3/2018).

Smith juga mengungkap, ancaman besar terhadap Bumi di masa depan kebanyakan bakal berasal dari alam, seperti dampak dari pemanasan global. Bahkan, beberapa kota besar seperti Los Angeles di Amerika Serikat akan tenggelam di bawah air.

“Ancaman bagi kehidupan manusia seperti yang sudah diketahui adalah dampak dari pemanasan global, beberapa di antaranya seperti kenaikan level muka air laut bahkan level karbon dioksida. Kita harus mengatasi hal ini secepat mungkin,” tambah Smith.

Kejadian manusia mengaku datang dari masa depan seperti yang dialami Smith, tentu bukan yang pertama. Sebelumnya pada Oktober 2018, seorang pria ditangkap polisi di wilayah Casper, Wyoming, Amerika Serikat (AS).

Alasan polisi menangkap pria tersebut karena dianggap sinting dan telah menyebar berita hoax. Menurut penjelasan polisi setempat, pria ini mengaku datang dari masa depan, tepatnya dari tahun 2048.

Berdasarkan keterangan opsir Bryant Johnson, pria tersebut ditangkap pada Minggu malam (8/10/2017).

“Ia mengaku datang dari 2048, dari masa depan katanya dan diculik alien. Alasan datang ke masa sekarang ingin memperingati orang-orang kalau alien akan mendatangi Bumi pada 2018,” ujar Johnson, sebagaimana dilansir laman Express, Selasa (10/10/2017).

Karena meracau di depan umum dan meresahkan banyak orang, polisi pun langsung membekuk pria itu dan menginvestigasinya. Setelah mendengarkan beberapa alasan yang tak masuk akal, Johnson langsung berasumsi bahwa pria tersebut mabuk.

“Ia bau alkohol, dan bicaranya luntang-lantung. Intinya, ia ingin memperingati manusia di zaman sekarang untuk mempersiapkan diri karena kehadiran alien bakal tak lama lagi,” lanjutnya menerangkan.

Sampai saat ini, misteri makhluk ekstraterestrial seperti alien belum bisa diungkap secara pasti. Berbagai teori ilmiah pun bahkan belum bisa mendukung keberadaan alien di alam semesta.

Akan tetapi, pada 2015, Kementerian Pertahanan Inggris telah merilis beberapa dokumen rahasia, membuktikan eksistensi alien yang sebelumnya pernah mengunjungi Inggris pada 1983.

Menurut informasi yang dilansir laman International Business Times, aliansi UFO Hunters di Inggris percaya bahwa dokumen yang disebut “The British X-Files” tersebut bisa membuktikan bahwa sekitar 30 tahun yang lalu, sebuah pesawat alien pernah mendarat di wilayah Suffolk, Inggris.

Yahoo UK juga telah mengklaim bahwa dokumen ini dapat memberikan konfirmasi bahwa alien juga pernah mendarat di wilayah Rendlesham Forest pada 1983.

Bahkan, peristiwa itu disaksikan oleh para tentara Angkatan Darat Amerika Serikat, yang mana saat itu mereka sedang ditempatkan untuk bertugas di wilayah Rendlesham, Suffolk.

Para tentara Amerika Serikat tersebut mengaku bahwa mereka sempat melihat sebuah bentuk segitiga bercahaya aneh yang meneteskan logam cair. Setelah itu, mereka menyaksikan sebuah kilauan cahaya dengan bentuk mata merah yang begitu besar.

(Jek/Isk)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here