Liputan6.com, Jakarta – Seperti diwartakan sebelumnya, Instagram tengah menyiapkan fitur ‘anti kecanduan’ bagi penggunanya. Fitur tersebut siap diuji coba dan akan meluncur dalam waktu dekat.

Sebagaimana dilansir Mashable pada Rabu (20/6/2018), fitur yang konon bakal diberi nama “Usage Insights” ini nantinya akan memberikan durasi berapa lama pengguna memakai Instagram. Jika kelewat batas waktu, pengguna akan diberikan notifikasi.

Menariknya, bocoran screenshot yang diungkap salah satu tim pengembang Instagram, memperlihatkan kalau pengguna bisa mengatur waktu normal membuka Instagram.

Misal, pengguna bisa mengatur durasi hanya satu jam. Jika sudah lewat dari satu jam, Instagram langsung akan mengingatkan pengguna.

Instagram is testing “Daily Reminder” in the new “Manage Your Time” in the testing “Usage Insight”as i previously spotted https://t.co/J2QYi24mrN pic.twitter.com/RF6GqH8rOf— Jane Manchun Wong (@wongmjane) June 16, 2018

Untuk diketahui, fitur ini merupakan salah satu bentuk tanggung jawab Instagram mengenai dampak internet terhadap kehidupan.

CEO Instagram Kevin Systrom, merasa Instagram perlu membuat pengguna untuk jeda dari kegiatan online untuk sementara waktu. Oleh sebab itu, kehadiran fitur baru ini diharapkan dapat menjadi salah satu solusinya.

Systrom memang tidak secara eksplisit menyebutkan nama fitur baru tersebut. Keberadaan fitur ini ditemukan oleh Jane Manchun Wong, di dalam kode sumber aplikasi Instagram.

Temuan Wong pertama kali dilaporkan oleh Tech Crunch, yang kemudian dikonfirmasi oleh Systrom. Fitur baru itu bernama “Usage Insights”, yang akan memperlihatkan kepada pengguna “time spent“, yakni waktu yang dihabiskan pengguna di Instagram.

“Kami membuat tools yang akan membantu komunitas Instagram agar lebih mengetahui tentang waktu yang mereka habiskan di Instagram. Kami memahami bagaimana dampak online memengaruhi orang-orang adalah hal yang penting dan ini merupakan tanggung jawab semua perusahaan. Kami ingin menjadi bagian dari solusi dan saya mengambil tanggung jawab itu dengan serius,” jelas Systrom melalui akun Twitter miliknya.

Instagram termasuk media sosial yang kerap merilis berbagai fitur baru. Beberapa waktu lalu, misalnya, Instagram merilis stiker polling baru bernama “emoji slider”.

Emoji slider ini merupakan cara baru bagi pengguna untuk menggelar jajak pendapat di Stories. Para pengguna bisa memberikan peringkat pada jajak pendapat dengan menggunakan emoji.

Pengguna bisa menanyakan atau mengetahui seberapa besar ketertarikan teman-temannya di Instagram terhadap sesuatu melalui fitur tersebut.

Fitur baru ini dinilai lebih interaktif ketimbang stiker “poll” di Stories, yang hanya menyediakan dua pilihan jawaban untuk jajak pendapat. Menurut pihak Instagram, stiker “emoji slider” ini merupakan cara yang menyenangkan untuk berinteraksi dengan teman-teman.

Stiker “emoji slider” di Instagram sudah tersedia untuk perangkat Android dan iOS. Namun jika belum melihat stiker ini Stories, maka kamu harus mengunduh versi terbaru Instagram terlebih dahulu di Google Play atau App Store.

Instagram sebelumnya juga dilaporkan sedang menguji fitur baru, yakni pengguna akan bisa menambahkan musik ke Stories. Sejauh ini, belum diketahui rincian cara kerja fitur tersebut.

Uji coba fitur musik di Instagram Stories pertama kali ditemukan oleh Ishan Agarwal di kode Instagram. Fitur ini diberi nama “Music Sticker”.

Menurut laporan The Next Web, pengguna bisa menggunakan stiker baru itu untuk mencari klip musik dan diunggah ke Stories. Pengguna nantinya juga bisa mencari musik di beberapa tab berbeda dengan label Trending, Genre, dan Mood.

(Jek/Ysl)

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here