Liputan6.com, Jakarta – Sebuah bocoran foto smartphone terbaru Asus, Zenfone 6, beredar di website Italia, HDBlog.it.

Kabarnya, foto itu merupakan desain akhir untuk Asus Zenfone 6 yang sempat bocor beberapa waktu lalu.

Jika dilihat dalam gambar layar smartphone itu, perangkat yang diduga kuat merupakan Zenfone 6 hadir dengan tampilan notch kecil di sisi kanan layar.

Ukuran notch milik smartphone yang digadang-gadang merupakan Zenfone 6 ini pun cukup kecil, menyerupai tetesan air.

Jika dilihat, letak notch yang menjadi tempat kamera depan pun agak canggung karena berada di tengah-tengah antara indikator baterai dan sinyal bar.

Dalam video, juga dari sumber sama, spesifikasi hardware lain yang dimiliki Zenfone 6 antara lain tiga kamera belakang dan sebuah pemindai sidik jari yang terletak di bawah kamera.

Kemungkinan, Asus akan merilis smartphone flagship ini di acara Mobile World Congress di Barcelona pada Februari 2018.

Sayangnya, belum diketahui lebih lanjut tentang spesifikasi perangkat ini.

Sebelumnya, Asus memperkenalkan notebook ultrathin terbarunya, yakni Zenbook S UX391UA. Kehadiran notebook ini sekaligus menjadi penanda bahwa Asus akan makin fokus menggarap segmen notebook premium, utamanya ultrathin.

“Produk terbaru ini menjadi tanda bahwa Asus akan makin fokus ke segmen notebook dengan desain thin dan light,” tutur PC PM Lead Asus Indonesia Frank Wang dalam peluncuran Zenbook S UX391UA di Jakarta, belum lama ini.

Keputusan ini, menurut Frank, tidak lepas dari tren pasar notebook di masa depan. Menurut Asus, notebook ultrathin diprediksi akan menjadi tren pasar untuk segmen premium.

“Sebelumnya, kami belum fokus ke segmen ultrathin, tapi kami percaya bahwa model ini akan menjadi tren pasar untuk segmen premium. Karenanya, kami akan fokus merilis seri Zenbook dengan fitur ultrathin,” ujarnya.

Terlebih, sambutan pasar terhadap model ultrathin juga terbilang baik. Data dari GfK pada kuartal ketiga 2018 menunjukkan pangsa pasar Asus di segmen ultrathin naik menjadi 25,4 persen di tahun ini dari sebelumnya 3,5 persen di 2017.

(Tin/Isk)

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here