YOGYA, KRJOGJA.com – Ratusan seniman berasal dari daerah DIY memulai menggoreskan kuasnya di sepanjang tembok Stadion Kridosono, Sabtu sore (17/06/2017) dalam kegiatan Ngabuburit Mural Pancasila. Kegiatan ini merupakan gerakan sosial mengingatkan kepada masyarakat bahwa Pancasila merupakan dasar negara melalui cara yang unik yakni dengan melukis dinding atau mural.

“Dipilih mural, karena mural sendiri adalah seni yang populis yang bisa dinikmati oleh siapa saja dan disajikan di ruang publik. Pada kegiatan kali ini diikuti oleh 50 kelompok perupa, baik individu atau kelompok. Jadi totalnya diikuti oleh ratusan seniman,” kata Ketua Gerakan Rakyat Pancasila Yogyakarta, Widihasto Wasana Putra.

Dikatakan, pemilihan tema Pancasila sebagai tema mural kali ini, karena maraknya isu kekerasan dan paham yang cenderung meresahkan masyarakat di Indonesia seperti isu ISIS, paham radikalisme dan isu Khilafah.”Melalui tema Pancasila yang diekspresikan dalam seni mural ini kita akan menegaskan bahwa dasar negara kita adalah Pancasila. Sehingga dengan demikian aksi ini akan semakin memperkuat keyakinan dan persatuan dalam menghadapi perbedaan suku, agama dan ras di Indonesia,” ujarnya.

Ia mengharapkan dengan digelarnya kegiatan seperti ini, nantinya dapat menjadi seni yang berkelanjutan. Para perupa dapat menggelar pameran dengan mengusung tema pancasila baik pameran di ruang galeri atau di ruang publik.

“Kita harap ini sebagai seni berkelanjutan dan perupa bisa menggelar pameran atau kesenian dengan tema seperti ini, karena gambar kadang lebih mudah dicerna daripada kata-kata,” pungkasnya. (*-3)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here