Sleman, (Antara Jogja) – Dinas Perhubungan Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta memperkirakan jumlah kendaraan angkutan lebaran tahun ini baik arus mudik maupun arus balik meningkat dibandingkan tahun lalu.

“Jumlah kendaraan angkutan lebaran tahun ini baik arus mudik maupun arus balik diprediksi meningkat, yakni mobil pribadi yang masuk ke wilayah DIY pada masa angkutan lebaran meningkat 0,05 persen dan sepeda motor meningkat 0,01 persen dibanding tahun lalu,” kata Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sleman Mardiyana, Minggu.

Menurut dia, berdasarkan pantauan di empat lokasi, tahun ini mobil pribadi pada angkutan lebaran diprediksi mencapai angka 1.554.383, sedangkan tahun lalu hanya 1.480.365.

“Sedangkan untuk pemudik dengan sepeda motor tahun ini diperkirakan sebanyak 2.641.768 dan tahun lalu hanya 2.615.612,” katanya,

Mardiyana menambahkan bahwa pada Senin (19/6) Dishub Sleman akan memasang rambu-rambu petunjuk tambahan di beberapa ruas jalan dan lintasan rel kereta api tanpa palang pintu.

“Tambahan rambu-rambu ini untuk mempermudah para pemudik mendapatkan informasi arah tempat yang dituju serta meningkatkan kewaspadaan pemudik yang melintas di perlintasan kereta tanpa palang pintu,” katanya.

Kepala Seksi Angkutan dan Terminal Dishub Kabupaten Sleman Wahyu Slamet menuturkan bahwa Dishub Kabupaten Sleman sudah menyiapkan 507 armada angkutan dengan kapasitas 9.465 orang perhari.

“Armada tersebut terdiri dari Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP), Antar Kota Antar Provinsi, Angkutan Perkotaan, dan Angkutan Perdesaan yang tersebar di Terminal Gamping, Condongcatur, Prambanan, dan Pakem,” katanya.

Ia mengatakan, dalam rangka menunjang kelancaran arus mudik yang mulai memasuki H-7 lebaran, Dinas Perhubungan Kabupaten Sleman terus melakukan persiapan. Salah satunya dengan menggelar apel siaga dalam rangka monitoring angkutan lebaran 2017 bersama Sat Pol PP, Pemadam Kebakaran, Kepolisian, dan Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman di Terminal Condongcatur, Depok Sleman.

“Pelaksanaan apel tersebut dilakukan untuk koordinasi lintas sektor dan memberikan arahan kesiapan petugas melayani pemudik. Angkutan lebaran 2017 dilaksanakan mulai 18 Juni 2917 (H-7) hingga 3 Juli 2017 (H+7),” katanya.***1***

(V001)

Editor: Nusarina Yuliastuti

COPYRIGHT © ANTARA 2017

TINGGALKAN KOMENTAR