Jogja Senja

YOGYA (KRjogja.com) – Fakultas Hukum Universitas Widya Mataram Yogyakarta (FH UWMY) kembali mendapat akreditasi B dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN PT). Dengan memiliki akreditasi tersebut, fakultas hukum siap mendukung UWMY menjadi perguruan tinggi berbasis budaya.

“Saat ini program studi ilmu hukum  FH UWMY kembali memperoleh akreditasi B dari BAN PT sejak 1 Agustus 2017 sampai 1 Agustus 2022. Kami dapat mempertahankan kualitas dengan kembali memperoleh akreditasi B,” ujar Dekan FH UWMY, Kelik Endro Suryono SH MHum kepada KRjogja.com, Jumat (18/8).

Untuk memperoleh akreditasi B, FH UWMY memperoleh 348 poin dari penilaian atas 100 persyaratan yang ditetapkan BAN PT. Selain itu terdapat 7 standar penilaian untuk mendapatkan akreditasi antara lain sarana dan prasarana, proses belajar mengajar, tata pamong, kegiatan mahasiswa,  kegiatan dosen,  suasana atau atmosfer akademis dan  porto folio.

Hingga saat ini FH UWMY memilki sekitar 1.900 mahasiswa dengan 28 dosen. Sejak berdiri UWMY pada 1982, fakultas hukum telah meluluskan lebih dari 3.000 mahasiswa. Sebagai universitas yang didirikan Sri Sultan HB IX, UWMY tetap berusaha memnpertahankan sebagai perguruan tinggi berbasis budaya karena berada di tengah pusat budaya Jawa.

Ke depan, pihaknya berharap ke depan FH UWMY mendapat akreditasi A. Untuk mencapai target tersebut harus mampu memperoleh 360 poin penilian dari BAN PT. “Sehingga masih kurang 12 poin lagi untuk memperoleh target itu dan harus memiliki guru besar dan dosen bertatus doktor,” lanjut Kelik menegaskan.

Disebutkan, dari tahun ke tahun minat masyarakat untuk kuliah di fakultas hukum cukup tinggi seiring meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap hukum pascareformasi. Selain itu, adanya ketentuan kepolisian mewajibkan penyidik berstatus sarjana membuat polisi memiliki kuliah di fakultas hukum. Sehingga fakultas hukum banyak diminati masyarakat untuk mencari gelar sarjana. (Usa)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here