Mayoritas orang akan setuju tahun baru pribadi baru untuk 2021. Artinya, kamu sedang merancang resolusi paling dasar untuk menjadi lebih baik di tahun depan. Menurut Kamus Cambridge, resolusi berarti janji yang dibuat untuk diri sendiri  agar memulai sesuatu yang baik dan meninggalkan kebiasaan buruk sejak hari pertama memasuki tahun baru.

Resolusi berperan penting sebagai langkah awal untuk membentuk tujuan yang jelas di tahun berikutnya. Dalam hal ini, resolusi tercapai melalui kepercayaan pada diri sendiri, konsistensi, dan kerja keras. Nah, meski melalui berbagai peristiwa manis dan pahit di tahun ini, tetapi bukan berarti kamu harus berdiri di tempat yang sama.

Resolusi Tahun Baru Pribadi Baru

Sayangnya, sudah menjadi rahasia umum bahwa melaksanakan resolusi tahun baru bukan aktivitas yang mudah. Berdasarkan penelitian dari Statistic Brain di Universitas Scranton, hanya 8 persen orang-orang yang berhasil memenuhi resolusi. Namun, bukan berarti kamu harus berada di kategori ini. Sebenarnya yang kamu butuhkan hanya resolusi paling rasional dan motivasi.

Sebagai referensi, cobalah memahami resolusi tahun baru menurut motivator populer di Indonesia, yakni Mario Teguh. Hanya dengan resolusi yang realistis, orang-orang memiliki peluang untuk memperoleh tingkat keberhasilan yang tinggi. Apalagi, dengan motivasi menggebu-gebu, mungkin kamu menjadi terus menerus bersemangat untuk merealisasikan berbagai resolusi yang disusun di awal tahun.

Pahami bahwa Tidak Ada Jaminan Seseorang Mampu Menjadi Pribadi yang Baru

Mungkin, kamu tergolong orang-orang yang menyusun resolusi guna menjadi pribadi yang lebih baik di tahun 2021. Namun, apakah terdapat jaminan bahwa orang-orang akan menjadi seperti yang mereka harapkan? Ternyata, tidak ada jaminan bahwa tahun baru akan membuat seseorang benar-benar menjadi pribadi yang baru untuk mencapai sesuatu yang lebih baik.

Namun meskipun demikian, menjadi pribadi baru hanya dapat terealisasi jika kamu tetap membuat batasan artifisial atau batasan yang tidak nyata. Dengan batasan-batasan ini, kamu tetap memiliki komitmen untuk melampaui hal-hal lama guna mencapai sesuatu yang baru. Pasalnya, akhir tahun merupakan masa yang kerap dipercaya orang-orang sebagai waktu yang tepat untuk meninggalkan masa-masa sebelumnya.

Misalnya, menyambut tahun baru dengan cara berpikir, bersikap, atau merespons yang berbeda, di mana hal ini mengarah pada aktivitas yang lebih baik. Mario Teguh juga berkata bahwa seseorang tidak dapat memasuki pribadi yang baru jika orang tersebut tetap memiliki pribadi yang lama. Oleh karena itu, menetapkan batasan-batasan menjadi prioritas.

Mulai Berjanji untuk Tidak Berprasangka Buruk pada Tuhan, Kehidupan, atau Orang Lain

Tidak dipungkiri bahwa orang-orang telah melalui berbagai peristiwa menyenangkan atau menyedihkan di tahun sebelumnya. Kamu mungkin juga akan melalui hal sama di tahun berikutnya. Sebaiknya, ayo berjanji di tahun ini untuk tidak berprasangka buruk pada Tuhan, kehidupan, atau orang lain jika dihadapkan pada berbagai peristiwa yang tidak sesuai ekspektasi.

Misalnya, kamu tidak lagi mendahulukan kecurigaan dibandingkan pikiran positif. Seandainya terdapat seseorang tidak merespons sikapmu dengan baik, maka dahulukan dugaan bahwa orang tersebut memiliki masalah yang sukar diselesaikan. Kemudian, cobalah bersikap bahwa kamu hanyalah beban untuknya sehingga dia layak melakukan hal tersebut untuk saat ini.

Tahun baru pribadi baru benar-benar membutuhkan pikiran dan tindakan positif. Hal sama juga berlaku jika orang-orang di sekitarmu melakukan aktivitas yang merusak ekspektasi, mulai dari keluarga, sahabat, atau kenalan di tempat kerja. Selain itu, Tuhan selalu memberi kehidupan yang baik untuk hamba-hambanya. Dengan demikian, hilangkan berbagai prasangka buruk.

Sabar Melakukan Hal-Hal Sederhana untuk Memperoleh Keberhasilan yang Besar

Yakinlah bahwa keberhasilan yang besar tidak tercapai melalui tindakan yang besar, tetapi justru sebaliknya. Orang-orang harus berpikir bahwa keberhasilan layaknya ukuran tubuh seseorang, di mana tubuhmu dapat tumbuh sampai sekarang karena sebuah proses. Misalnya, kamu dapat tumbuh karena jus wortel, susu, atau suapan bubur Ibu di masa lalu.

Artinya, kamu makan sedikit demi sedikit secara teratur. Secara bertahap kamu terus tumbuh sampai memiliki ukuran tubuh yang sekarang. Jadi, keberhasilan di tahun depan seharusnya dibangun secara terstruktur dengan kesabaran. Pada akhirnya, kesabaran adalah kunci untuk tetap mempertahankan tindakan-tindakan kecil guna mencapai keberhasilan yang besar di masa depan.

Hal ini bukan tanpa alasan, sebab orang-orang yang kerap melakukan tindakan besar untuk memenuhi tujuan resolusi, cenderung sukar mempertahankan tindakan tersebut dalam periode yang lama. Secara sederhana, kamu tetap membutuhkan adaptasi untuk melakukan aktivitas, apalagi terkait resolusi yang hanya melibatkan diri sendiri dalam aktivitas tersebut.

Enjoy Berarti Menikmati Kerja Keras

Tahun baru pribadi baru harus dilalui dengan enjoy dan tidak terburu-buru. Mungkin, kamu benar dalam memahami hal ini. Akan tetapi, keberhasilan resolusi tetap bergantung pada definisi enjoy yang dipahami orang-orang. Pasalnya, pemahaman yang keliru menjerumuskan seseorang, khususnya dalam mencapai tujuan resolusi jangka panjang. Lantas, bagaimana definisi enjoy yang benar?

Menurut Mario Teguh, enjoy adalah aktivitas untuk menikmati hasil kerja keras yang dilakukan seseorang.  Dengan kata lain, enjoy merupakan cara menikmati pekerjaan, khususnya perihal kedisiplinan dari waktu ke waktu. Ingat, enjoy bukan bebas dari pekerjaan atau tanggung jawab, kemudian merasa was-was karena menunda hal-hal yang seharusnya dilakukan.

Enjoy juga harus dilakukan dengan ikhlas, walaupun cenderung tidak menyenangkan untuk orang-orang. Misalnya, menemui dokter untuk mencabut gigi meski menyakitkan. Padahal, hal ini bernilai baik agar orang-orang tidak merasa sakit di masa depan. Dengan demikian, menjadi pribadi ikhlas dalam melakukan apa yang harus dilakukan membuat orang-orang meraih tujuan resolusi.

Tetap Bertindak Positif dalam Berbagai Kesulitan

Pernahkah kamu berpikir mengenai tindakan di masa-masa sulit? Jika belum, sebaiknya mulai memikirkan tindakan tersebut saat ini. Pasalnya, hidup tidak hanya melibatkan hal-hal menyenangkan, tetapi juga berbagai hal menyedihkan yang tidak sesuai ekspektasi. Dalam hal ini, kamu memiliki dua pilihan, tetap bertindak positif atau memilih bertindak negatif sesuai kondisi.

Tahun baru pribadi baru hanya membutuhkan aktivitas positif. Oleh karena itu, kamu harus tetap bertindak positif dalam berbagai kondisi. Misalnya, tetap tersenyum saat dihina orang lain, selalu bersabar saat direndahkan, sampai  tetap berdoa demi kebaikan. Pasalnya, lebih indah bertindak tentang kebaikan daripada tampil baik untuk membuat orang lain terkesan.

Selain itu, jangan lupa untuk merayakan tahun baru sebagai langkah awal meninggalkan pribadi yang lama. Akan tetapi, kamu tidak harus keluar di masa pandemi, tetapi tetap di rumah dengan aktivitas-aktivitas menyenangkan bersama keluarga. Pasalnya, tahun baru harusnya menjadi awal untuk memulai hidup yang berharga.

Demikian rekomendasi resolusi paling realistis untuk menyongsong tahun 2021. Ingat, kamu adalah kamu dan bukan orang lain. Jadi,  tetap lakukan yang terbaik untuk diri sendiri dan orang-orang terdekat. Pasalnya, setiap tahun bukan periode yang mudah, tetapi tetap harus dilalui orang-orang, termasuk dengan resolusi tahun baru pribadi baru.