Untuk Kamu yang berniat tukar tambah kamera atau ingin membeli kamera mirrorless bekas maka pengecekan kamera sangat diperlukan. Pengecekan yang dilakukan bertujuan untuk melihat barangnya apakah masih layak pakai atau tidak dan hal ini nantinya berkaitan dengan taksiran harga belinya. 

Oleh sebab itu, untuk Kamu yang berniat membeli kamera mirrorless atau ingin tukar tambah, cara cek kamera mirrorless ini harus Kamu pahami agar tidak sampai salah pilih atau tidak tertipu dengan harga yang ditawarkan penjual. Berikut cara cek kamera mirrorless normal atau tidak versi pedagang kamera. Let’s check these out!

Cara Cek Kamera Mirrorless Normal Atau Tidak Versi Pedagang Kamera

Simak caranya yuk,

Lakukan pengecekan fisik

cek body kamera mirrorless
findcamerastore.com

Hal pertama yang perlu Kamu cek adalah kondisi fisiknya. Pastikan body kamera yang dijual tersebut ada keretakan atau tidak. Untuk kamera yang tidak sering dipakai biasanya body kameranya tidak akan ada kelecetan dan warnanya masih nge-doff. 

Sementara jika Kamu temukan warna body fisik kamera ada kelecetan, warnanya memudar atau ada sisa benturan maka artinya kondisi fisik kamera sudah tidak terlalu bagus. Kamu bisa menawar harga yang lebih murah jika tetap menginginkannya.

Cek tombolnya

cek tombol kamera mirrorless
dpreview.com

Selain body kamera yang harus dicek, tombol kamera juga perlu dicek. Kamera yang masih bagus biasanya tombolnya akan rata dan tidak ada kesan timpang antara tombol yang satu dengan yang lainnya. Sementara jika tombolnya sudah timpang atau tingginya tidak sesuai antara tombol yang satu dengan yang lainnya biasanya menjadi suatu indikasi bahwa kamera terlalu sering dipakai. 

Biasanya kamera Fujifilm yang sering dipakai dan kemudian di jual akan mengalami hal ini. Oleh sebab itu kebanyakan kamera Fujifilm memiliki harga jual kembali yang cenderung rendah walau secara kualitas sebenarnya kondisi mesin kamera masih dalam keadaan sempurna.

Cek sensor kamera

sensor kamera mirrorless
photofocus.com

Sensor kamera merupakan komponen digital yang bertugas untuk mengubah objek yang ditangkap lensa menjadi gambar. Setiap satu sel sensor akan merepresentasikan satu pixel sehingga banyaknya sel dalam satu sensor kamera besarnya akan sesuai dengan pixel gambar yang dihasilkan oleh kamera tersebut.

Jika sensor kamera bermasalah, tentu hasil gambar yang ditampilkan tidak akan sempurna. Oleh sebab itu pengecekan sensor kamera sebelum Kamu membeli kamera mirrorless menjadi hal yang sangat krusial. 

Pastikan sensor kamera mirrorless tidak dalam kondisi berikut :

  • Ada bintik – bintik yang merupakan sisa – sisa genangan air
  • Berjamur
  • Berdebu atau kotor

Untuk sensor kamera yang kotor dan berdebu namun tidak berjamur, debu pada sensornya bisa dibersihkan menggunakan peniup udara atau blower. Blower biasanya terbuat dari karet dan dijual dengan sikat menempel. Sikat tersebut fungsinya digunakan untuk membersihkan negatif film dan salinannya. 

Ketika blower digunakan membersihkan sensor kamera, sikat harus dilepas karena pembersihan sensor kamera membutuhkan semburan udara tanpa gangguan apapun.

Cek viewfinder

kamera mirrorless dengan viewfinder
photographyconcentrate.com

Tidak semua kamera mirrorless memiliki viewfinder. Akan tetapi untuk kamera mirrorless yang sudah dilengkapi dengan viewfinder kebanyakan viewfindernya adalah electronic viewfinder atau viewfinder elektrik. 

Viewfinder sendiri merupakan jendela bidik yang terdapat di kamera. Fungsinya adalah untuk melihat objek yang akan dibidik dan menampilkan pengaturan kamera secara langsung. Bagi fotografer profesional, penggunaan viewfinder sangatlah diperlukan karena  pengaturannya sudah tampil di sana sehingga pengguna tak perlu melihat layar lagi. 

Sementara bagi Kamu yang belum terbiasa pakai viewfinder, penggunaannya memang akan sedikit membuat mata pegal. Jika Kamu belum terbiasa pakai viewfinder, menggunakan layar LCD juga diperbolehkan. 

Namun yang jadi pertanyaan, mana yang lebih bagus antara membidik objek dengan menggunakan viewfinder atau layar LCD kamera mirrorless?

Keduanya sama – sama bagus sebenarnya. Kamu hanya tinggal pilih mana yang membuat Kamu merasa nyaman antara pakai viewfinder atau layar LCD. Namun jika Kamu ingin lebih hemat baterai, lebih baik belajarlah memakai viewfinder karena membidik objek dengan melihat melalui layar LCD dapat menjadikan kamera bekerja lebih keras sehingga baterai akan tersedot lebih cepat. 

Cek lensa kamera

lensa kamera mirrorless bawaan
nikonrumors.com

Jika Kamu membeli kamera mirrorless lengkap dengan lensanya, maka lensanya perlu Kamu cek terlebih dahulu. Jadi pisahkan dulu antara body kamera dengan lensa. Setelah dipisahkan atau Kamu lepas, cek lensanya apakah berjamur atau tidak. 

Jamur pada lensa bisa terjadi  jika lensa kamera disimpan di tempat yang kurang baik. Jika lensa kamera disimpan pada area yang lembab dan berair, maka lensa bisa cenderung lembab dan lama kelamaan akan berjamur. Cek juga autofocus lensa apakah masih bekerja atau tidak. 

Cek LCD

lcd pada kamera mirrorless
infofotografi.com

Ada beberapa bagian dari LCD yang perlu Kamu cek diantaranya yaitu vignette, dotpixel dan touchscreen. Vignette bisa dicek ketika kondisi layar LCD kamera sedang menyala. Pada kamera yang sudah berumur, biasanya akan timbul vignette yang ditKamui dengan menghitamnya sekeliling layar LCD. 

Vignette memang tidak mengganggu hasil foto atau video yang dihasilkan akan tetapi untuk memonitoring foto yang sudah di bidik melalui layar atau LCD akan sedikit mengganggu pKamungan Kamu. 

Selanjutnya pengecekan dotpixel di kamera. Kamu bisa mengecek dotpixel dengan memotret suatu objek dalam kondisi gelap. Lakukan juga dengan memotret suatu objek yang berwarna putih. 

Terakhir adalah touchscreennya. Jika memang tipe LCD kamera yang akan Kamu beli adalah touchscreen, coba cek apakah touchscreennya berfungsi dengan baik atau tidak.

Cek kondisi baterai

baterai kamera mirrorless
fstoppers.com

Sama halnya dengan baterai pada smartphone atau barang elektronik yang lain, semakin berumur maka akan semakin menurun daya tahannya. Pastikan baterai pada kamera yang Kamu beli adalah baterai yang masih original agar daya tahannya lebih bagus. 

Untuk mengecek kondisi baterai, Kamu bisa mengambil foto dengan mode burst atau merekam video kurang lebih selama 10 menit. Dari sana Kamu akan merasakan baterainya gampang ngedrop atau tidak. 

Selain itu Kamu juga bisa mengecek kondisi baterai dengan mematikan kemudian menyalakan kamera. Jika baterai kamera dalam kondisi baterai 90% atau full, dan setelah dimatikan kemudian dinyalakan kembali baterainya berkurang 2 – 5% saja, maka hal tersebut masih normal. 

Akan tetapi ketika kamera dimatikan kemudian dinyalakan kembali dan presentase turunnya daya baterai terlalu besar misalkan mencapai 15% sampai 20% maka artinya kondisi baterai sudah tidak normal.  Pastikan Kamu tidak memilih kamera yang seperti ini.

Hindari juga membeli kamera dengan baterai yang sudah menggelembung karena dapat menurunkan kinerja atau performa kamera yang Kamu beli.

Cek kelengkapan

Terakhir cek kelengkapan yang kamu dapatkan saat membeli kamera tersebut, seperti lensa, charger, kabel, tas, kardus, nota pembelian awal. Pengalaman mimin beli kamera second tanpa kardus gak bisa masuk Pegadaian wkwk. Tapi masih bisa masuk ke Gadai lokalan. Mengingat harga gadai kamera mirrorless cukup bagus lumayan lah buat kalo pas kepepet. Pastikan juga baterai mengisi saat di-charge. Tanya ke penjual dapat bonus apa, bisa juga dirayu untuk minta bonus memory card. Siapa tahu dikasih tripod, hehe.

Untuk tahu kamera mirrorless bekas mana saja yang masih layak digunakan di tahun 2021 ini dan pasti harganya bersahabat dengan kantong, silakan baca ulasan artikel berikut ini Kamera Mirrorless Murah 2 Jutaan Terbaik 2021.

Itulah beberapa tips cek kamera mirrorless normal atau tidak versi pedagang kamera. Kamu yang akan membeli kamera bekas atau ingin tukar tambah kamera dan ingin memastikan sendiri apakah kualitas kamera tersebut masih oke atau tidak, simak dan perhatikan baik – baik tips di atas. Jangan sampai salah pilih!